Saturday, July 13, 2013

Cara Menangani “Consider Replacing Your Battery” Pada Windows 7

Filled under:

Bagi Anda pengguna laptop dengan sistem operasi Windows 7, cepat atau lambat Anda pasti akan mendapatkan notifikasi “consider replacing your battery” disertai dengan munculnya tanda silang merah di ikon baterai yang ada di system tray. Notifikasi yang muncul ketika Windows 7 “menganggap” baterai laptop Anda sudah saatnya diganti.
Consider Replacing Your Battery
Perlu diketahui bahwa notifikasi ini muncul ketika Windows 7 mendeteksi bahwa kapasitas baterai laptop Anda sudah kurang dari 40% kapasitas seharusnya, dan karenanya sudah selayaknya diganti. Namun demikian, sudah banyak laporan dari pengguna Windows 7 di berbagai pelosok dunia yang menyatakan bahwa kadangkala Windows 7 salah dalam mendeteksi kapasitas baterai laptop. Bahkan pernah ada seorang pengguna yang sudah mengganti baterai laptopnya dengan yang baru namun masih tetap mendapatkan notifikasi ini.
Terlepas dari akurat tidaknya Windows 7 dalam mendeteksi kapasitas baterai laptop, rasanya kita sepakat bahwa baterai laptop adalah barang yang mahal. Jadi selama masih bisa digunakan dengan baik (walaupun sudah kurang dari 40% kapasitas ideal), ya tidak perlu diganti. Saya pribadi beranggapan bahwa selama baterai laptop masih bisa bertahan di atas 30 menit maka belum saatnya diganti.
Apabila Anda mengalami masalah “consider replacing your battery” seperti di atas, Anda tidak perlu panik ataupun buru-buru merogoh kocek dalam-dalam untuk membeli baterai laptop baru. Ada suatu cara sederhana untuk menghilangkan notifikasi yang mengganggu tersebut. Berikut langkah-langkahnya:
  • Charge baterai anda sampai full (99% – 100%), setelah itu matikan laptop Anda. Sampai tahap ini jangan dulu cabut charger-nya.
  • Hidupkan laptop Anda lalu tekan F8 berulang-ulang sampai muncul menu Advanced Boot Options. Pilih Safe Mode.
Pastikan memilih Safe Mode ketika berada di Advanced Boot Options.
  • Setelah sudah masuk ke dalam Windows Safe Mode, barulah cabut charger baterai laptop Anda.
SaContoh tampilan awal Safe Mode.
  • Biarkan saja laptop menyala sampai mati sendiri karena baterainya benar-benar habis. Sangat disarankan untuk tidak mengoperasikan laptop Anda selama proses ini. Biarkan saja sampai laptop mati sendiri.
  • Setelah mati, pasang kembali charger laptop Anda, lalu nyalakan kembali laptop Anda dengan normal. Hasilnya…semua kembali normal! Notifikasi “consider replacing your battery” dan tanda silang merah di icon baterai tidak muncul lagi.
Setelah dikalibrasi, kondisi pun menjadi normal kembali.
Teknik di atas pada dasarnya adalah suatu cara untuk mengkalibrasi kapasitas baterai laptop Anda. Dengan menjalankan laptop mulai dari kondisi awal baterai penuh (kapasitas 100%) sampai benar-benar habis (kapasitas 0%), maka Windows 7 jadi “tahu” kapasitas sebenarnya (real capacity) dari baterai laptop, dan secara otomatis men-setting ulang parameter-parameter yang berkaitan dengan baterai laptop tersebut.
Cara ini sudah dicoba ke 2 laptop berbeda, yaitu HP dan Acer, dan terbukti keduanya berhasil dengan sukses. Jadi, Anda sekarang tidak perlu bingung lagi apabila mendapat notifikasi “consider replacing your battery” di laptop Anda.
Catatan
Berdasarkan penjelasan engineer Windows 7 dalam salah satu rilis resmi di website Microsoft, dijelaskan bahwa sebenarnya notifikasi ini awalnya diniatkan untuk menjadi salah satu fitur andalan di Windows 7 (hal ini tidak ada di Windows XP ataupun Windows Vista), yang tujuannya adalah untuk memberi tahu pengguna bahwa baterai laptopnya sudah aus dan karenanya sudah waktunya diganti.
Namun pada kenyataannya, banyak pengguna Windows 7 yang merasa terganggu dengan munculnya notifikasi ini. Sebagian ada yang memperdebatkan bahwa batas (threshold) 40% dinilai terlalu besar mengingat pada kapasitas 30%-an dari kapasitas ideal pun baterai laptop umumnya masih sanggup bertahan sekitar 1 jam, dan ini dirasa masih cukup memadai bagi pengguna laptop. Selain itu harga baterai laptop yang lumayan mahal membuat banyak pengguna enggan mengganti baterai laptopnya kecuali kalau sudah benar-benar rusak.
Namun tak sedikit pula yang menganggap “fitur” ini sebagai bug, mengingat banyaknya kasus dimana Windows 7 terbukti salah dalam mendeteksi kapasitas sebenarnya dari baterai laptop. Saya pribadi termasuk yang menganggap hal ini sebagai bug! Mengapa? Karena ketika laptop HP saya mendapat notifkasi ini saya melakukan pengujian dengan men-charge baterai sampai penuh kemudian masuk ke Windows normal (bukan Safe Mode) lalu memilih option Power Saver dan mendiamkannya.
Hasilnya, hanya dalam waktu 48 menit laptop saya sudah mati (baterai habis). Ketika sudah saya kalibrasi dan notifikasinya sudah hilang, saya lakukan hal yang sama. Saya charge sampai penuh kemudian masuk Windows normal lalu memilih Power Saver dan mendiamkannya. Hasilnya sungguh berbeda! Butuh waktuh 1 jam 24 menit sebelum akhirnya laptop saya mati karena daya di baterai habis. Jadi ada beda sekitar 40 menit disini, dan menurut saya selisih 40 menit ini sungguh sangat signifikan.
Kesimpulannya: Microsoft nampaknya memang masih harus banyak kerja keras untuk memperbaiki bug “consider replacing your battery” ini.

Source : http://blog.fastncheap.com

Posted By MieKuah5:30 PM

Tuesday, July 9, 2013

Cara Untuk Memperbaiki Monitor LCD Mati

Filled under:



Cara Untuk Memperbaiki layar LCD yang Mati - monitor perangkat keras (hardware) dan bagian terpenting dari komputer, tanpa ada tampilan / display sudap bisa dipastikan kita tidak akan bisa menggunakan komputer tersebut, dengan perkembangan zaman juga display komputer yg dulunya menggunakan Monitor CRT sekarang berlahan beralih ke Monitor LCD dan kabarnya yang terbaru saat ini menggunakan LED untuk memberikan hasil tampilan yang maksimal sehingga tidak merusak mata, user atau sipengguna tidak mudah lelah dikarenakan harus berhadapan secara terus menerus didepan layar komputer.

Display LCD yang mati pasti akan menghambat semua pekerjaan kita karena kita tidak bisa melihat apa yg akan kita kerjakan, artikel ini saya tulis ulang dikarenakan beberapa minggu lalu artikel ini tidak bisa terbuka tidak tampil, sedikit tips yang mungkin bisa berguna buat sobat semua seputar LCD Mati, layar gelap tidak ada tampilan sedikitpun indikator led menyala, saat dimasukkan data led indikator kembali kemode stanbye, kesalahan yang menyebabkan lcd mati, monitor LCD, ada beberapa kerusakan pada monitor LCD antara lain:
Mati Total,  Menyala tapi layar gelap, led indikator menyala layar tidak tampil, dan masih banyak lagi kerusakan LCD yang lainnya, dengan berbagai merek dan type lcd yang ada di pasaran kerusakan yang umum atau yang sering terjadi ada pada blok rangkaian :

1. Regulator (AC ke DC)
2. Inverter BackLight
3. Motherboard
4. Penel LCD
5. Lampu Backlight

Mungkin pengalaman ini sedikit, mungkin bisa membantu teman-teman yang memang mempunyai kendala pada monitor LCDnya,
power-lcd


Buka Penutup LCD belakang Layar LCD hati-hati pada saat membuka cover atau penutupnya jangan sampai layar tergores, pastikan kabel ke jala-jalan PLN benar-benar tidak tersambung, setelah terbuka lihat semua kapasitor yang ada pada bagian regulatornya jika ada yang bentuk fisiknya berubah atau mengelembung dan gantilah semua kapasitor yang ada tersebut dengan yang baru semoga bisa berhasil,

Jika langkah diatas sudah dilakukan dan tidak ada perubahan pada monitor LCD langkah selanjutnya periksa tegangan yang keluar dari regulator yang ke bagian inverter dan ke boardnya pastikan teganngannya tidak kurang dari 12Volt dan 5Volt dan pastikan tegangan benar-benar stabil, jika tegangan kurang atau tidak keluar sama sekali periksalah bagian regulator tersebut biasanya ada IC kecil dan Transistor FETnya pastikan tegangan keluar dengan baik, pada waktu memperbaiki regulatornya usahakan jalur ke boardnya dilepas terlebih dahulu untuk antisipasi kerusakan terjadi pada boardnya.

Jika langkah kedua diatas sudah dilakukan dan ternyata tegangan yang keluar sudah sempurna dan tidak ada masalah tapi layar juga masih tidak menampilkan gambar atau gambar tampil namun tidak jelas atau kabur (gelap) coba periksa FUSE tegangan ke Blok Inverternya, Fusenya biasanya terlihat seperti tahanan 0 ohm, pada saat memperbaiki bagian inverter harap berhati-hati karena blok tersebut berfungsi untuk membangkitkan tegangan tinggi untuk supply backligt pada layar, cek transistor yang ke trav

Posted By MieKuah11:17 AM

Monday, July 1, 2013

BAD Memory

Filled under:


Suatu hari, seorang teman mengalami masalah denga komputernya. Ia menghubungi saya. “Gambar-nya tidak mau keluar,” katanya. Saya coba tanyakan beberapa hal seperti  apakah lampu indikikator monitor menyala, apakah layarnya hanya hitam saja, dan lainnya. Tidak jelas apa yang dikatakannya, karena dia memang tidak mengerti computer, akhirnya saya cek langsung ke tempatnya. 

Pada saat saya nyalakan, tampilan gambar di layar pecah. Ini berarti VGA-nya rusak. Itu menurut saya. Saya sudah mempersiapkan VGA yang biasa saya gunakan untuk mengetes kerusakan seperti ini. Setelah VGA saya pasang, computer saya nyalakan, tapi ternyata tidak muncul gambar apapun, alias blank. Power supply seperti tidak cukup kuat memberikan power untuk computer, saya pun mengatakan kemungkinan power supply juga rusak. Saya juga sudah mempersiapkan power supply cadangan. Setelah mengganti power supply, saya nyalakan kembali, tapi hasilnya tetap sama. Layar Blank. Berkali-kali saya coba, layar tetap blank. Saya mulai memperkirakan masalah ada pada motherboardnya. Lalu sayapun membawa komputer ini ke tempat saya bekerja agar lebih mudah memeriksanya, karena peralatan yang lebih lengkap.

Sesampainya di tempat saya, saya kembali coba menyalakan, dan ternyata computer menyala dengan baik tanpa masalah. Tapi, tidak berapa lama, computer tiba-tiba mati kembali. Ini membuat saya sedikit bingung. Saya coba untuk masuk ke BIOS, tapi computer tidak mau menyala lagi seperti sebelumnya.

Karena penasaran dan menduga kerusakan pada motherboard, saya mencoba satu persatu, seperti melepas VGA, memori, dan prosesor saya berikan pendingin. Tampaknya semua baik-baik saya. Motherboard dapat mengenali VGA yang tidak terpasang maupun  memori yang tidak terpasang. Sayapun mencoba memindahkan memori ke slot yang kosong. Ternyata computer kembali menyala sebentar, kemudian mati lagi. (Semua ini saya coba dengan mengganti VGA dan power supply milik saya, karena saya tetap menganggap kedua alat ini rusak) 

Rasa penasaran saya beralih ke memori. Karena tidak memiliki memori cadangan, terpaksa saya melepas memori di computer saya dan memasangnya di computer teman saya ini. Hasilnya, komputer berhasil menyala dengan baik dan tidak mati lagi. Saya pasang kembali VGA dan power supply teman saya, dan computer tetap bekerja dengan baik.

Ternyata permasalahan ada pada memori. Saya sama sekali tidak berpikir bahwa memorilah yang menyebabkan gambar pecah, layar blank, dan menyala hanya sesaat. Membaca tulisan ini mungkin anda berpikir sama menyelesaikan masalah ini dalam waktu singkat, padahal butuh beberapa jam dan saya sempat bertanya kepada teman saya yang juga seorang IT, tapi tetap tidak menemukan penyelesaiannya. Jika anda menemukan masalah yang sama, mungkin cara ini bisa digunakan.
 
>> http://kenal-komputer.blogspot.com

Posted By MieKuah11:08 AM

Sunday, July 1, 2012

PC Tifak menyala, Debu penyebabnuanya..

Filled under:




Pagi-pagi, saya baru saja tiba di kantor. Seorang user menghubungi saya, dia katakan komputernya tidak menyala. Saya coba analisa masalahnya melalui telepon, tapi sepertinya saya tidak menemukan penyebabnya. Sayapun mengecek langsung ke user, karena memang hanya beda lantai dengan ruangan saya.
Saya lihat power monitor menyala, begitupun dengan mouse optikal. Monitor yang digunakan mengambil power dari CPU-nya. Saya coba menekan tombol power CPU beberapa kali, sepertinya tidak ada tanda-tanda komputer menyala. Saya pegang casing-nya tidak ada getaran, bahkan suara putaran fan (kipas) juga tidak ada.
Saya pun membuka penutup casing dan lihat komputer ini cukup berdebu. Seingat saya komputer ini baru beberapa bulan yang lalu saya bersihkan. Cepat sekali kotornya, pikir saya. Saya kembali mencoba menyalakan komputer untuk melihat aktifitas di dalam casing. Saya lihat indikator motherboard menyala, tapi tetap tidak ada aktifitas. Tidak ada fan komputer yang menyala, termasuk fan prosesor.
Saya coba putar fan prosesor dengan tangan saya, karena saya pikir mungkin debu menghambatnya untuk berputar. Ternyata, fan cukup ringan untuk berputar. Ini berarti debu tidak mungkin menghalanginya berputar. Fan-fan yang lain juga cukup ringan berputar. Saya menduga permasalahan pada power supply, tapi ada keraguan karena monitor yang mengambil power dari CPU menyala, begitu juga dengan mouse optik maupun motherboard.
Tapi, karena kondisi komputer yang kotor, saya katakan saja kepada user, saya bawa dahulu ke ruangan saya untuk dibersihkan sekalian saya cari penyebab komputer tidak mau menyala. Selesai saya bersihkan, saya memasang komputer di ruang kerja saya dan mencoba menyalakannya. Hasilnya, komputer langsung menyala tanpa ada masalah apapun. Saat saya pasang kembali ke user, PC tetap bekerja dengan baik, bahkan sampai saya menuliskan kejadian ini. Timbul sedikit tanda tanya, apakah debu benar-benar bisa membuat komputer tidak berfungsi?

>> http://kenal-komputer.blogspot.com

Posted By MieKuah11:11 AM

Friday, February 18, 2011

Harddisk Bunyi dan Tidak Terdeteksi

Filled under: ,

Pernahkah anda memasang harddisk IDE internal tambahan pada komputer anda, kemudian terdengar bunyi tek... tek... tek.. berulang-ulang pada harddisk? Selanjutnya harddisk menjadi tidak terdeteksi di BIOS anda? Mungkin anda langsung mengira harddisk tambahan ini mengalami kerusakan.


Itu juga anggapan awal saya ketika memasang harddisk tambahan di komputer saya. Bunyi tek... tek... tek.. seperti menandakan fisik harddisk yang mengalami kerusakan. Tapi ketika saya coba pasang di komputer lain, tidak ada masalah sama sekali. Bunyi tidak terdengar, dan harddisk bekerja dengan baik. Saya kembalikan lagi ke komputer saya, masalah kembali muncul.

Saya coba perhatikan, mungkin masalah di “jumper” yang mengakibatkan konflik dengan perangkat lain. Tetapi tidak ada masalah. Untuk beberapa waktu saya biarkan saja harddisk ini. Sampai beberapa hari kemudian saya iseng mencoba memasangnya lagi. Lho kok... berjalan normal tanpa ada masalah??? Saya penasaran, tapi saya belum menemukan jawabannya.

Beberapa hari berikutnya, ada harddisk lain lagi yang harus saya pasang ke komputer saya. Ternyata harddisk tambahan baru ini kembali berbunyi. Saya coba lepaskan kabel IDE dan power di harddisk yang pertama saya pasang, dan harddisk yang kedua ini saya pasangkan di pada kedua kabel ini, dan ternyata harddisk kedua berjalan dengan baik. Tampaknya masalah ada pada kabel IDE saya, begitu pikir saya. Saya coba ganti kabel untuk lokasi harddisk yang kedua, ternyata masalah kembali timbul.

Dugaan saya beralih ke kabel power supply. Saya coba menukar kabel ini, ternyata harddisk bekerja dengan baik. Bunyi menghilang dan harddisk dapat terdeteksi. Begitu saya kembalikan lagi ke kabel sebelumnya, masalah timbul lagi. Jadi masalahnya ada pada kabel power supply, sepertinya power yang masuk kurang mencukupi akibatnya harddisk berputar lambat dan terdengar bunyi ini.

Untungnya kabel power supply ini jumlahnya lebih dari satu sehingga saya cukup mengunakan kabel lainnya. Jadi jika anda mendengar bunyi harddisk ketika baru memasang, jangan salahkan dahulu harddisknya, coba saja tukar kabel power supplynya. Ini juga berlaku untuk perangkat lainnya seperti CD/DVD-ROM.
 
>> http://kenal-komputer.blogspot.com

Posted By MieKuah10:30 AM

Wednesday, December 3, 2008

Selamat Datang

Filled under:


Selamat datang di halaman Jasindo.

Jasindo adalah sebuah layanan jual-beli, service, dan jasa IT.

Jasindo juga dibuat untuh sharring informasi barang dan jasa yang di perlukan konsumen. 

Sehingga konsumen semakin memahami apa yang mereka perlukan, apa yang mereka butuhkan. Nantikan update kabar terbaru dari kami setiap saat.

Posted By MieKuah2:02 PM